Fungsi Kelenjar Timus Dalam Sistem Imunitas

Banyak orang yang masih belum tau dengan Fungsi Kelenjar Timus Dalam Sistem Imunitas (Kekebalan Tubuh) yang sangat berguna sekali dalam menjaga kesehatan tubuh.

Kelenjar Timus merupakan organ tubuh yang terdiri dari dua bagian dengan ukuran sama. Kelenjaryang masih merupakan dari sistem limfatik ini terletak diantara belakang tulang dada dan jantung.

” Hanya informasi saja, sistem limfatik ini termasuk dalam kekebalan tubuh yang memproduksi dan menyimpan sel-sel yang melindungi tubuh dari serangan penyakit dan infeksi. “

Fungsi Kelenjar Timus Dalam Sistem Imunitas atau Kekebalan Tubuh

Fungsi Kelenjar Timus Dalam Sistem Imunitas

Kelenjar Timus mempunyai tugas penting dalam bekerjanya sistem kekebalan tubuh atau imunitas manusia, yaitu dengan mengolah sel darah putih yang diproduksi dari sumsum tulang dan mengubahnya jadi limfosit-T.

Sel-sel Limfosit-T ini berperan penting dalam menjaga pertahanan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit dengan cara merangsang produksi antibodi oleh limfosit lainnya. Sel limfosit-T juga sangat membantu dalam pertumbuhan dan aktivitas fagosit atau sel darah putih besar yang berkontribusi dalam pertahanan kekebalan tubuh dengen menelan mikroba, partikel asing, dan sel lainnya.

Pada saat manusia berada dalam masa pubertas, maka ukuran kelenjar timus berubah menjadi sangat besar. Hal ini dikarenakan kelenjar timus dengan aktif-aktifnya dalam bekerja. Setelah masa pubertas selesai, maka kelenjar timus akan mengecil akibat menghilangnya jaringan limfoid dan munculnya jaringan ikat dan lemak. Dalam beberapa kasus, terkadang kelenjar timus ini tidak mau mengecil atau menciut, dalam artian akan tetap besar. Kondisi abnormal seperti ini biasanya akan muncul penyakit tertentu seperti Myasthenia Gravis.

Myasthenia Gravis ini merupakan kondisi langka jangka panjang yang mempengaruhi bagian otot yang nantinya akan menyebabkan otot menjadi lemah, terutama jika otot mengontrol mata, kelopak mata, ekspersi wajah, mengunyah, menelan, berbicara, atau bahkan hampir semua otot dalam tubuh.

Masalah ini biasanya akan muncul padapria yang berusia 60 tahun keatas dan wanita yang berusia kurang dari 40 tahun. Tandanya bisa dikenali dengan mudah yaitu dari kelopak mata yang turun, susah membuat ekspresi wajah, penglihatan ganda, sulit mengunyah dan menelan makanan, bicara menjadi cadel, sesak napas, sulit untuk bernapas, dan melemahnya lengan, kaki, atau leher.

Pada kasus ini, sistem kekebalan tubuh atau imunitas menghancurkan sinyal atau komunikasi antara saraf dan otot, sehingga membuat keduanya menjadi lemah dan mudah lelah. Kenapa sistem imun (kekebalan tubuh) bisa sampai menyerang otot dan sel dalam tubuh yang sehat ? Penyebabnya belum diketahui secara pasti. Tapi para ahli mengaitkan hal ini dengan ukuran kelenjar timus yang tidak mengecil setelah masa pubertas berakhir.

Para ahli dan ilmuan percaya jika kelenjar timus memberikan perintah yang salah kepada sel-sel kekebalan tubuh yang masih berkembang. Akibatnya, sistem imunitas malah menyerang sel-sel yang sehat terutama sel saraf.

Bagaimana pentingnya Fungsi Kelenjar Timus Dalam Sistem Imunitas atau Kekebalan Tubuh dalam menjaga kesehatan dan menjaga kinerja otot-otot serta sel-sel dalam tubuh agar tetap bekerja normal. Untuk itu, jangan pernah ragu dan malu dalam mengontrol kelenjar timur kita ke dokter agar tahu bagaimana keadaannya.

Fungsi Kelenjar Timus Dalam Sistem Imunitas